PENGALAMAN MEMBUAT TUGAS PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS #

Saturday, 4 March 2017
Posted by Bagas
 Pada semester 5 ini saya mempelajari Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) pada matakuliah pengantar teknologi sistem cerdas# yang setiap bulan hanya satu pertemuan, Tugas-tugas yang diberikan harus diupload diblog masing-masing mahasiswa.
           
 AI (Artificial Intelligence) sebagaimana kita tau adalah proses di mana peralatan mekanik buatan manusia dapat melaksanakan kejadian-kejadian dengan menggunakan pemikiran atau kecerdasan seperti manusia. Pada AI, dengan mempelajari mata pelajaran ini saya banyak dapat pengalaman dan ilmu tentang bagaimana cara membuat robot dan proses prosesnya.
            Pada tugas menganalisa robot, saya mencari PEAS (Performance measure, Environment, Acuator, Sensor). Performance adalah komponen keberhasilan si agent, Environment adalah kondisi disekitar agent, Acuator adalah segela sesuatu yang dapat dilakukan si agent, dan Sensor adalah segala sesuatu yang menjadi input si agent.
            Selain mempelajari tentang perkembangan jaman, saya juga mempelajari cara menganalisa sebuah film dan game yang mengandung AI dan Sciencefiction Intelligence. dan pada tugas terakhir kita di suruh membuat contoh game itu sangat sulit menurut kami alhasil setelah melihat google mencari cari kita bisa membuat 1 game sederhana.

PEMBUATAN GAME LUMBERJACK

Posted by Bagas
Game LumberJack Menggunakan GreenFoot



















Analisis Film Sci - Fi

Monday, 2 January 2017
Posted by Bagas

Midnight Special


Midnight Special adalah film sci fi yang menyuguhkan petualangan penuh suspens dan misteri.
Sinopsis
Sebenarnya, ada satu tips untuk kamu-kamu yang ingin menyaksikan Midnight Special: coba tonton filmnya dengan sesedikit mungkin pengetahuan soal plotnya. Perkembangan-perkembangan cerita yang disajikan di sepanjang film bisa membuatmu terpana. Karenanya, untuk sinopsis kali ini akan disampaikan dengan sebisa mungkin tak membocorkan bagian-bagian utama filmnya.
Media melaporkan kalau ada seorang anak diculik. Namun ada beberapa hal yang mencurigakan dari kasus ini. Pertama: tak ada foto Alton Meyer, sang korban penculikan. Kedua: keluarga pelapor entah bagaimana sudah meyakini kalau pelakunya adalah seorang pria bernama Ray Tomlin.
Siapa pun Alton Meyer ini, penculikannya memancing perhatian banyak pihak. FBI, dibantu oleh seorang analisis NSA (diperankan Adam Driver, sang aktor di balik Kylo Ren), menginginkan anak itu. Demikian pula dengan sekte keagamaan yang menghuni The Ranch.
Jadi… siapa sebenarnya Alton Meyer dan kenapa ia bisa begitu memancing perhatian? Untuk mengetahui jawabannya, kamu harus menyaksikan Midnight Special!
Minim Eksposisi


Biasanya, film fiksi ilmiah akan mencoba menggandeng penonton untuk menghadapi dunia yang tersaji. Minimal, film itu akan dimulai dari awal, saat tokoh-tokohnya mulai menghadapi keanehan yang berbeda dari yang biasa mereka temui sehari-hari. Kalau tidak, akan ada karakter orang biasa, yang bisa menjadi kaca mata penonton dalam usaha mereka memahami apa yang terjadi.
Midnight Special tidak melakukan itu. Saat film ini bergulir, penonton akan merasa sudah berada di tengah-tengah film. Ada kejadian besar yang terjadi sebelumnya, namun sutradara Jeff Nichols seakan memutuskan untuk melewatkannya saja. Terkadang para karakter akan menjelaskan apa yang terjadi, namun penjelasan mereka cenderung singkat. Tidak ada yang bisa memberi penjelasan panjang dan definitif.
Dan pada akhirnya, saat film ini mencapai kejutannya terbesarnya, sutradara bahkan tak mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Tapi itu justru menjadi daya tarik utama Midnight Special. Di awal, penonton akan dihadapkan pada petualangan Ray Tomlin bersama Alton Meyer secara tiba-tiba. Satu-persatu keanehan akan terjadi, semakin membuat penasaran sebenarnya ada apa dengan Alton. Dan itu akan membuatmu bertahan di bioskop hingga filmnya mencapai klimaks.
Akting Kuat dari Jaeden Lieberher

Midnight Special sebenarnya bertumpu ke satu aktor. Bukan Michael Shannon, pemeran Ray Tomlin yang sebelumnya menjadi General Zod di Man of Steel. Bukan Adam Driver sang Kylo Ren. Bahkan bukan juga Kirsten Dunst, Mary Jane dari film Spider-Man Sam Raimi. Pusat dari Midnight Special adalah aktor muda Jaeden Lieberher. Dan Jaeden berhasil menyajikan penampilan memukau.
Karakter Alton Meyer sendiri sejak awal sangat unik. Namun bila dibawakan oleh aktor yang salah, maka keseluruhan filmnya pun akan ikut bermasalah. Jaeden mampu menyajikan akting yang luar biasa dalam membawakan tokoh Alton. Kamu akan benar-benar melihat sosok anak yang istimewa. Pendiam, ringkih dan sakit-sakitan, namun menyimpan kekuatan tak terduga.
Penampilan aktor-aktor lainnya pun tak kalah bagus. Dunst, Shannon, dan Joel Edgerton mampu menyajikan karakter mereka dengan mantap. Walau tidak menyajikan kilas balik, minimal kamu akan tahu siapa mereka, apa yang mereka alami selama ini, dan bagaimana mereka menyikapi Alton.
Ketiganya mungkin tidak diminta untuk beraksi terlalu heboh dan berteriak-teriak. Dialog antara mereka bahkan lebih sering terdengar singkat dan natural. Namun hanya dengan gestur, sedikit kata-kata, dan raut wajah, kamu akan melihat sendiri betapa beratnya cobaan yang harus mereka hadapi di sepanjang film.
Pada akhirnya, Midnight Special adalah film petualangan. Kamu akan ditimpa oleh misteri demi misteri yang kian menggigit dalam setiap pengungkapan. Suspens yang disajikan tegang, apa lagi setelah banyak pihak terlibat ke dalam kasus ini. Dan setiap adegan itu disajikan dengan musik yang memikat, membuat perjalanannya semakin asyik.
Tapi terkadang… dalam mencari sebuah jawaban, petualangannya lebih berharga dari jawaban itu sendiri. Itulah yang kira-kira terjadi dengan Midnight Special. Memang, dengan premis seperti ini akan sulit menampilkan penutup yang benar-benar memuaskan. Namun rasanya pengungkapan megah di akhir terasa agak… aneh dibandingkan dengan nuansa film sebelum itu, yang cukup membumi.
Penutup filmnya juga bisa terasa kurang oleh mereka yang mengharapkan ending definitif. Namun setidaknya cerita yang disajikan di film ini terasa benar-benar sudah selesai… mengesampingkan sedikit cliffhanger yang terjadi di akhir pada satu karakter tertentu.
Meski begitu, petualangan yang tersaji di Midnight Special tetap terasa bagus. 





Ryadi Wicaksono (19114555)
Muhammad Fitrah (17114260)


Tugas Analisis Game AI

Posted by Bagas

Minesweeper

 Minesweeper adalah  permainan single player,  permainan lampau ini sangat success pada masanya. Minesweeper diluncurkan pada tahun 1990 permainan ini asli di luncurkan oleh Microsoft dan di buat oleh Curt Johnson dan Robert donner

     Minesweeper bertujuan untuk membuka bagian kosong dan menghindar dari perangkap yang berisi ranjau pada minefield yang berbentuk persegi berukuran I x j, semakin kita memilih default yang susah maka field pada game semakin rumit tingkat kesulitan pada game :

a. Beginner     : 10 ranjau , ukuran ubin 9 x 9.


b. Intermediate : 40 ranjau , ukuran ubin 16 x 16.


c. Advanced     : 99 ranjau , ukuran ubin 16 x 30.


d. Custom       : di mode ini kita bebas menentukan bagai mana field yang kita mau maxnya : ranjau (range : 10 - 668), tinggi field (range : 9 – 24), menentukan lebar field (range : 9 – 30).

Analisis Game :    
     

  
Asumsikan batas atas dan kiri adalah tembok, dengan kata lain gambar berikut merupakan bagian pojok kiri atas sebuah minefield. Pada kasus berikut anggap pemasangan bendera selalu terpasang pada posisi ranjau. Ubin b sudah pasti bukan ranjau, karena di sekeliling ubin 2 sudah terdapat 2 ranjau. Dan pada ubin a sudah pasti bebas ranjau karena kondisi sudah terpenuhi.




1.1    daerah aman pada minesweeper
     Pada kasus selanjutnya , ubin a dan b sudah pasti ranjau karena hanya ubin a dan b yang memenuhi kondisi tersebut.




1.2    daerah ranjau pada minesweeper 

1.3 kasus penebakan 

     Pada kasus di atas , pemain diwajibkan memilih satu ubin antara a dan b yang bebas dari ranjau.
     Pada gambar 1.4 di bawah diketahui bahwa (2,1) berisi angka 1 dan dikelilingi huruf a dan b. Maka, dapat ditarik kesimpulan bahwa di antara ubin a dan b terdapat ranjau tapi tidak keduanya. Jika dinyatakan dalam pernyataan maka a + b = 1.


1.4 analisis angka yang berdekatan 

      Selanjutnya perhatikan ubin (2,2) yang bernilai 2 dan dikelilingi oleh ubin a,b,c,d dan e, yang berarti terdapat dua ranjau di antara ubin a,b,c,d dan e. Maka persamaannya adalah a+b+c+d+e =2.
     Begitu pula dengan (1,2) berisi angka 1 dan dikelilingi huruf c dan d. Maka, dapat ditarik kesimpulan bahwa di antara ubin c dan d terdapat ranjau tapi tidak keduanya . Jika dinyatakan dalam pernyataan maka c + d = 1.
     Dari persamaan a + b =1 , c + d = 1 dan a + b + c + d + e = 2 , maka dapat diselesaikan dengan persamaan berikut :
a + b + c + d + e = 2


( a + b ) + ( c + d ) + e = 2


1 + 1 + e = 2


Maka e = 0
 e = 0, berarti ubin e adalah ubin yang bebas dari ranjau.




Daftar pustaka :


Ryadi Wicaksono (19114555)
Muhammad Fitrah (17114260)

TUGAS 2 : METODE PENCARIAN DAN PELACAKAN

Friday, 4 November 2016
Posted by Bagas

LOGICAL AGENT

Monday, 17 October 2016
Posted by Bagas
LOGICAL AGENT

Logic merupakan jantung dari program, programer mempunyai keyakinan bahwa sebuah computer dapat dibuat mengerti logika, maka computer dapat dibuat untuk berfikir
.
Agent itu sendiri adalah sesuatu yang dapat di pandang sebagai mana dapat mengamati lingkungannya melalui sensor dan bertindak atas lingkungannya melalui actuators (penggerak) fungsi agent adalah memetakan dari sejarah persepsi dalam tindakan, dan agent terdiri dari arsitektur + program.

KNOWLEDGE BASED-AGENT

Knowledge base (KB) adalah kumpulan representasi fakta tentang lingkungan atau dunia yang berhubungan atau menjadi daerah bekerjanya agen. Terdapat bahasa pada knowledge representation language. :
Representasi Pengetahuan yang bersifat general.
Kemampuan beradaptasi sesuai temuan fakta.
Kemampuan menyimpulkan sesuatu dari pengetahuan yang sudah ada.

Syarat Representasi Knowledge base (KB)

·         Representational Adequacy
kemampuan merepresentasikan semua pengetahuan yang dibutuhkan di domainnya

·         Inferential Adequacy
kemampuan memanipulasi struktur pengetahuan untuk membentuk struktur baru

·         Inferential Efficiency
kemampuan untuk manambahkan informasi untuk mempercepat pencarian dalam inferensi

·         Acquisitional Efficiency
kemampuan untuk menambah informasi baru secara mudah.
Pengetahuan yang dimiliki agent tidak berguna jika ia tidak melakukan apapun Karenanya kita perlu menambahkan aturan agar dia dapat bergerak (complete the knowledge base).



Cara menyusun Knowledge based agent

Untuk dapat menyusun sebuah knowledge based agent maka kita harus terlebih dulu bisa menyusun knowledge basenya itu sendiri.
Untuk menyusun knowledge base kita perlu menentukan bagaimana cara kita merepresentasikan pengetahuan kita (knowledge representation)
Knowledge representation, merupakan bentuk yang mudah disimpan dan digunakan pada komputer. Dalam perkuliahan ini kita menggunakan beberapa macam knowledge representation language

B. WUMPUS WORLD
Dalam dunia perangkat lunak, perangkat lunak/aplikasi yang mampu bekerja mandiri untuk menyelesaikan tugasnya. Ia dibekali dengan sejumlah kemampuan untuk dapat berinteraksi dengan agen-agen yang lain, serta berinteraksi dengan lingkungannya, mendapatkan pengetahuan dari lingkungan sekitarnya untuk kemudian melakukan aksi berdasarkan dari pengetahuan yang dicerapnya tersebut.
Contoh  :
Wumpus adalah seekor monster mitologi yang akan memakan si agen jika tertangkap/ ada di sekitarnya. Untuk mengetahui apakah si agen mendekati sumur, Wumpus atau emas, dia bisa mendeteksi dari dunia kotak di sekitarnya. Jika ada angin semilir, berarti di sebelah kotak ada sumur. Jika ada bau menyengat, berarti agen mendekati Wumpus. Jika ada kemilau, berarti di kotak itu ada emas. Tujuan dari agen di sini adalah mengambil emas dan membunuh Wumpus. 

C. LOGIC IN GENERAL
Agen teknologi Logika membedakan dirinya dengan kesederhanaan, fleksibilitas dan kemampuan memperingatkan terintegrasi. Dengan fasilitas layanan mandiri yang sederhana, Agen Logic “RulePoint” dirancang untuk pengguna bisnis untuk menentukan aturan untuk peristiwa dan tindakan terkait. Bersama-sama, dengan arsitektur-event, portofolio produk Logic Agen memungkinkan organisasi untuk meraih kelincahan yang lebih besar.

Kombinasi Agen Logika dan Informatika akan memajukan teknologi kepemimpinan Informatika dalam dua cara yang mendasar. Pertama, kombinasi Agen Logic Kompleks Event Pengolahan dan Platform Informatika memungkinkan jenis lain dari proyek integrasi data yang lebih luas. Kedua, kombinasi dari Agen Logic Kompleks Event Pengolahan dan Informatica Identitas Resolusi mendukung identitas sadar pengolahan acara. Integrasi data aktif dan identitas-sadar pengolahan acara akan memungkinkan berbagai aplikasi di bidang jasa keuangan, kesehatan dan, khususnya, sektor publik.

Symbolic Logic
Symbolic logic dimulai dengan G.W. Leibniz (1646-1717), tetapi setelah ia meninggal dunia, kemudian seluruh lapangan tersebut di kendalikan lagi oleh, George Logic (1815-1864) dan logikanya yang dikenal booelan logic. Symbolic logic berinteraksi dengan konsep abstraksi kedalam symbol-simbol dan interkoneksi symbol-simbol oleh operator tertentu.

Contoh symbolic logic:
If ——— P is True
Then—– P or Q is True
            P or Q is False

Dari simbolic logic diatas P adalah simbolik dari contoh kalimat kita punya uang, yang mana bisa bernilai benar tau malah bisa bernilai salah, dan Q adalah dari contoh kaliamat kita punya kendaraan, bila sebaliknya tidak menggunakan atau tidak memiliki kendaraan berarti salah.

Kelompok :



Referensi :

Intelligent Agent

Sunday, 16 October 2016
Posted by Bagas
INTELLIGENT AGENT

Apa itu Intelligent Agent ?
Kecerdasan Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah yang kita kenal  Intelegensi Artifisial/Intelligent agent.

Agent dan lingkungan :      
Agent itu sendiri adalah sesuatu yang dapat di pandang sebagai mana dapat mengamati lingkungannya melalui sensor dan bertindak atas lingkungannya melalui actuators (penggerak) fungsi agent adalah memetakan dari sejarah persepsi dalam tindakan, dan agent terdiri dari arsitektur + program.

Terdapat 2 macam agent yaitu :
Agent manusia
·         Sensor : mata,telinga
·         Actuators : tangan,kaki,mulut
Agent robot
·         Sensor : kamera dan infrared range finders
·         Actuators : berbagai macam motor
Rasionalitas
                Sebuah agent harus melakukan hal yang benar berdasarkan apa yang dapat di pahaminya dan dapat di lakukannya,  rasionalitas sendiri itu adalah sebuah aksi/keinginan yang rasional jika kita harus memilih suatu aksi. Sebuah agent harus dapat menentukan apa yang ia lakukan dengan benar dan berhasil.
 Pengukuran performance adalah sebuah kriteria untuk keberhasilan sebuah prilaku agent contohnya ukuran performance dari sebuah agent mesin cuci dapat berupa berapa banyak pakaian yang dapat di tampung, jumlah waktu mencuci&membilas,berapa banyak listrik yang di kosumsi, Agent dapat bertindak sesuai dengan yang diharapkan dan agent dikatakan autonomous, jika perilakunya ditentukan oleh pengalamanya sendiri.

PEAS : Perfomance measure , Environment , Actuators , Sensors
                Kita ambil contoh Agent Mobil otomatis tampa kemudi.
Perfomance measure               : Aman , mudah di akses, tepat waktu, legal.
Environment                           : Jalan raya, trafik, pelangan
Actuators                                : Kemudi, gas, rem, klakson, lampu
Sensors                                   : Kamera, speedometer, GPS,


Type Type agent

Agent goal based:

·           ·           Tujuan-tujuan tertentu dapat dicapai dengan cara-cara berbeda  Beberapa lebih baik,                            memiliki manfaat yang lebih tinggi
·           ·           Meningkatkan tujuan-tujuan
·           ·           Memilih tujuan utama dari tujuan-tujuan yang berbenturan
·           ·           Memilih dengan tepat beberapa tujuan memiliki kemungkinan berhasil

Agent utility-based

·         Agent membutuhkan tujuan untuk mengetahui situasi mana yang diharapan,
·         akan menjadi sulit ketika urutan yang yang panjang dari tindakan-tindakan actions                   dibutuhkan untuk mencari tujuan.
·         Biasanya diselidiki dalam pencarian perencanaan penelitian.
·         Pengetahuan diwakili lebih explisit dan dapat dimanispulasi.

Agent learning
·         Semua program agent tedahulu mendeskripsikan metode unutk memilih tindakan-tindakan      (actions)
·         Mekanisme pembelajaran dapat digunakan untuk melakukan tugas ini
·         Ajarkan mereka dalam pembelajaran bukan memerintahkan mereka
·         Keutunganya adalah agar mereka menjadi kuat jika berada dilingkungan yang tidak                 diketahui atau baru

Type Type Lingkungan
·         Fully observable ( vs. partially obervable ): Sensor-Sensor Sebuah agen mengamati dan             memberinya akses ke keadaan lengkap lingkungannya pada setiap jangka waktu.
·         Determenistic( vs. stochastic ): Keadaan lingkungan berikutnya sepenuh di tentukan oleh         keadaan sekarang dan tindakan yang di laksanakan oleh agen.
·         Episodic( vs.sequential ): Pengalaman agen dibagi kedalam "episode-episode"atomik               setiap episode terdiri dari si agen memahami dan kemudian melaksanakan satu tindakan.

Kelompok :
Muhammad Fitrah
Ryadi Wicaksono

Referensi  :
https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan
artikel-teknologi-informasi.blogspot.com





Music