TUGAS ILMU BUDAYA DASAR II

Tuesday, 14 April 2015
Posted by Bagas

KEBOHONGAN YANG SERING DILAKUKAN DI KALANGAN MASYARAKAT

Pada jaman sekarang sering kita ketahui banyak anak anak yang pandai berbohong kepada orangtuannya kita ambil contoh seorang mahasiswa yang meminta uang lebih untuk kepentingannya pribadi/minta uang bayaran lebih untuk kepentingannya. Biasanya anak anak berbohong karna terpengaruh pada teman temannya itu sendiri misalnya di ajak jalan ke sini kalau tidak ikut maka dia akan di kucilkan bahkan tidak di temani lagi. Seorang anak yang menyendiri mungkin dia kurang bergaul atau sedang di kucilkan karna tidak mengikuti trend teman temannya. Dan ada pula angota angota dewan (DPR) yang sekarang mendapati masalah korupsi (Haji Lulung) yang menggelapkan  dana, halhal ini lah yang sering merugikan masyarakat dan membuat masyarakat kesusahan. Dan ada contoh Pemilu yang sering sekali kita dengar kata “nih ada amplop pilih saya ya” dengan menyogok suara pada rakyat membuat seorang itu menanng dalam pemilihan. Halhal tersebutlah yang ada pada Indonesia sifat jujur dan amanah sudah jarang kita temui.

           Bohong adalah pernyataan yang salah dibuat oleh seseorang dengan tujuan pendengar percaya, Orang yang berbicara bohong dan terutama orang yang mempunyai kebiasaan berbohong disebut pembohong.

           Kebohongan (juga disebut kepalsuan) adalah jenis penipuan dalam bentuk pernyataan yang tidak benar, terutama dengan maksud untuk menipu orang lain, seringkali dengan niat lebih lanjut untuk menjaga rahasia atau reputasi, perasaan melindungi seseorang atau untuk menghindari hukuman atau tolakan untuk satu tindakan. Berbohong adalah menyatakan sesuatu yang yang tahu tidak benar atau bahwa orang tidak jujur yakini benar dengan maksud bahwa seseorang akan membawanya untuk kebenaran. Seorang pembohong adalah orang yang berbohong, yang sebelumnya telah berbohong, atau yang cenderung oleh alam untuk berbohong berulang kali - bahkan ketika tidak diperlukan.

Berbohong biasanya digunakan untuk merujuk kepada penipuan dalam Komunikasi lisan atau Tertulis Bentuk lain dari penipuan, seperti penyamaran atau Pemalsuan biasanya tidak dianggap sebagai kebohongan, meskipun maksud yang mendasarinya mungkin sama. Namun, bahkan pernyataan yang sebenarnya dapat digunakan untuk menipu. Dalam situasi ini, itu adalah maksud yang keseluruhan berbohong daripada kebenaran pernyataan dari setiap individu yang dianggap kebohongan.

Hubungan antara teori dan masalah diatas adalah kebohongan pada anak dimulai/diciptakan dari dunia luar contohnya teman-temannya atau mungkin sodaranya mengapa anak anak sering melakukan prilaku tercela tersebut ?  yang pertama Contoh yang salah dari orangtuanya,anak tersebut selalu di beri tekanan/kritikan  tetapi jarang di beri pujian,ingin di terima oleh lingkungan dan teman-temannya.


Solusi yang bisa dilakukan agar anak tidak berbohong pertama dari orang tua yang tidak mengajarkan kebohongan sejak kecil, misalnya anak yang jatuh dan menanngis,untuk mengalihkan perhatiannya orang tua biasanya menunjuk sesuatu “tuh liat ada pesawat terbang” dan alhasil sang anakpun tidak menangis lagi,orang tua bisa jujur saja pada anaknya. Selanjutnya jangan menekan anak terlalu keras, berikan kepercayaan kepada anak, dan hargai setiap usaha pada anak.

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR

Wednesday, 11 March 2015
Posted by Bagas
Karantina

Tindakan orang tua memang tidak selalu sejalan dengan apa yang anak mau sebagian orang tua mungkin tidak mau ngambil repot dengan urusan anak sehingga orang tua lebih memilih mengkarantina putra/putrinya. Tampa orang tua sadari yang mereka lakukan berdampak pada anaknya sendiri. Alasannya para orang tua “saya lebih baik mengkarantina anak saya dari pada terjerumus pergaulan yang tidak jelas”
Bagaimana dampak terhadap masyarakat sekitar ?
Apa dampak negative dan positive dengan menyekolahkannya di asrama/karantina ?
Untuk cara menanggulangi masalah tersebut
Mendeskripsikan apa itu karantina
Untuk mengkaji dampak negative dan positive dari karantina tersebut
Karantina adalah sebuah tindakan menutup diri dan mengurung diri dari lingkungan sekitarnya sebagai upaya untuk pencegahan interaksi dengan masyarakat setempat. dapat didefinisikan sebagai ’seseorang yang menutup diri dan mengurung diri dari lingkungan sekitarnya.
Karantina sebagian besar dilakukan dikalangan anak-anak,remaja,hingga orang dewasa. Hal ini dilakukan sebagai tindakan mereka untuk mengurung diri mereka dari masyarakat.
Biasanya para orang tua menyuruh para putra/putrinya masuk pesantren atau menyekolahkannya di asrama. Dampak negative yang di hasilkan pada lingkungan di sekitarnya, sebagai makhluk social kita tentunya kita butuh seseorang untuk berintraksi.apa bila di karantina terlalu lama katakanlah sejak kecil hingga dewasa dia akan canggung dengan lingkungannya dan lebih baik mengurung diri dalam kamar memilih untuk bermain game online atau membaca manga hingga berjam jam
Bahkan sampai sampai mereka ada yang takut dengan keramaian. Ada dampak positivenya yaitu anak anak tahu tentang agama (kalau di pesantren) anak anak tidak melakukan hal yang menyimpang, dan lebih terurus.
Kesimpulan :
Dari pembahasan tentang karantina di atas bias kita ambil kesimpulan gimana cara pikir orang tua berbeda beda ada orang tua yang over protektif ada juga yang biasa biasa saja. lebih baik orang tua yang tidak terlalu perotektif terhadap anaknya kenapa ? supaya anaknya biasanya berinteraksi kepada masyarakat sekitar, dan tidak menjadi anak yang pendiam dan gagu terhadap lingkungan sekitarnya.


DAFTAR PUSTAKA
http://sumitroindrawan2.blogspot.com/2013/09/dampak-karantina-kepada-anak.html




Welcome

Friday, 15 August 2014
Posted by Bagas
Holla salam kenal gue baru buat nie blog :D

Music